Rabu, 22 Maret 2017

Cara Setting DNS, Instalasi Web Server, Mail Server di Linux Debian 7: Part 1

Pada artikel ini kita akan membahas tentang cara setting DNS Server, instalasi Web Server, Mail Server pada linux Debian 7. Sebelum kita mempraktekkannya di komputer masing-masing, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu tentang apa itu DNS Server, Web Server dan Mail Server.

Pengertian DNS Server


DNS atau Domain Name Server adalah aplikasi server yang berfungsi untuk menerjemahkan nama domain sebuah alamat komputer menjadi IP Address yang sebenarnya dari komputer/server tersebut.
Konsep DNS sama seperti fitur phonebook pada ponsel, jika seandainya ponsel tidak dilengkapi dengan fitur phonebook, mungkin kita akan dituntut menghapal semua nomor telepon untuk setiap orang yang akan kita hubungi. Dengan adanya fitur phonebook ini, kita cukup mencari nama dari orang tersebut dan langsung bisa memanggilnya sehingga ponsel akan menerjemahkan nama orang menjadi nomor telepon secara otomatis.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

Konsep inilah yang menginspirasi manusia untuk menciptakan DNS Server.Dengan adanya DNS, kita tidak perlu lagi untuk menghapal setiap IP Address dari setiap website. Kita cukup mengetikkan nama domain dari website tersebut dan akan diterjemahkan menjadi alamat IP oleh DNS Sever. Itulah fungsi dari DNS pada sebuah website. 

Pengertian Web Server


Web Server adalah sebuah aplikasi server yang berfungsi untuk menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari client yang dikenal sebagai web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang pada umumnya berupa dokumen HTML.

Itulah konsep dari DNS Server,  Web Server dan Mail Server. Setelah kita memahaminya, kali ini kita akan mempraktekkan pada komputer masing-masing bagaimana cara setting DNS dan instalasi Web Server pada Linux Debian 7. Di sini kita akan menggunakan aplikasi virtualbox untuk menjalankan debian 7, jika kamu menggunakan aplikasi virtualisasi lainnya itu tidak masalah.

Cara Setting DNS dan Instalasi Web Server Pada Linux Debian 7


A. Setting DNS Pada Linux Debian 7


1. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah setting DNS pada Linux. Untuk memulainya silakan dijalankan sistem operasi linux debian 7 melalui aplikasi virtualbox dan silakan login sebagai root, karena untuk melakukan konfigurasi pada server hanya bisa dilakukan dengan akses root.

2. Setelah Debian 7 dijalankan dan sudah login sebagai root, langkah selanjutnya kita akan merubah konfigurasi IP Address dengan menambahkan virtual IP pada interface. Caranya, ketikkan perintah
nano /etc/network/interfaces kemudian lakukanlah konfigurasi seperti gambar di bawah ini.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

Setelah itu tekan Ctrl+O lalu Enter untuk menyimpan konfigurasi lalu tekan Ctrl+x untuk keluar dari editor. Untuk domain terserah.com silakan diganti dengan sesuka hati kamu.

3. Setelah konfigurasi pada IP Address selesai, silakan restart service dengan perintah /etc/init.d/networking restart atau bisa juga dengan cara reboot komputer server dengan perintah init 6. Setelah reboot, pastikan konfigurasi yang dilakukan tadi sudah benar. Untuk mengetahuinya silakan ketikkan perintah ifconfig | less sehingga tampil virtual IP seperti gambar di bawah ini:

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

Tekan Ctrl+z untuk keluar.

4. Silakan di ping untuk semua IP address, termasuk juga IP address virtualnya dan pastikan semuanya berjalan dengan lancar.
Perintah:
Ping 192.168.10.1
Ping 192.168.10.2
Ping 192.168.10.3


5. Langkah selanjutnya kita akan menginstall paket Bind9 pada komputer server dengan perintah apt-get install bind9. Tekan y lalu Enter untuk melanjutkan, jika sistem meminta untuk memasukkan DVD Binary 1.iso maka kamu perlu memasukkan DVD Binary 1.iso, kemudian tekan Enter untuk melanjutkan. Tunggu proses intalasi bind9 sehingga status menjadi Ok warna hijau.

6. Selanjutnya copy file /etc/bind/db.local menjadi /etc/bind/db.terserah dengan perintah
cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.terserah

Copy sekali lagi file /etc/bind/db.local menjadi /etc/bind/db.192 dengan perintah
cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.192

7. Setelah itu edit file named.conf.local dengan perintah nano /etc/bind/named.conf.localdan ganti isinya menjadi:

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

8. Kemudian edit file /etc/bind/named.conf.options dengan mengetikkan perintah nano /etc/bind/named.conf.options menjadi:

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

9. Kemudian edit file db.terserah yang sudah dicopy tadi dari db.local dengan perintah nano /etc/bind/db.terserah menjadi:

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

10. Kemudian edit lagi file db.192 dengan perintah nano /etc/bind/db.192 dan ubah menjadi:

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

11. Pastikan kamu sudah benar dalam setiap penginputan dan pengeditan file. Jika sudah benar maka restart bind9 dengan perintah /etc/init.d/bind9 restart

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

12. Setelah itu tambahkan nameserver pada file /etc/resolv.conf dengan perintah nano /etc/resolv.conf menjadi:

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

13. Jika sudah, silakan cek konfigurasi dengan perintah nslookup dari komputer server dan nslookup dari komputer client.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

Sampai di sini kita sudah selesai melakukan setting DNS pada server debian 7. Setelah itu kita akan melakukan uji coba ping dari komputer client menggunakan nama domain. Sebelumnya atur dulu IP address pada adapter Virtualbox Host-Only Network seperti gambar di bawah ini:

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

Setelah itu buka Command prompt pada komputer client dan ketikkan perintah:
Ping terserah.com
Ping www.terserah.com
Ping mail.terserah.com


Jika berhasil akan muncul balasan dari komputer server.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7


B. Instalasi Web Server


Setelah setting DNS Server selesai dilakukan, tahap selanjutnya yaitu instalasi Web Server. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, web server adalah sebuah aplikasi server yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari client yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk dokumen HTML.

Web server juga termasuk salah satu layanan server yang paling populer. Karena melalui web server tersebut, website kita dapat diakses oleh seluruh orang di dunia melalui internet. Untuk menginstall web server, kita membutuhkan beberapa paket untuk di install yaitu:
-    Apache2
-    PHP5
-    Mysql-server
-    PHPmyadmin

Untuk itu langsung saja kita menuju ke langkah-langkahnya sebagai berikut:

1. Install semua paket sekaligus dengan perintah apt-get install apache2 php5 mysql-server phpmyadmin. Jika muncul pertanyaan "do you want to continue?" ketik y untuk melanjutkan. Jika diminta untuk memasukkan DVD Binary-1, silakan dimasukkan kemudian Enter.

2. Setelah itu masukkan password untuk root mysql, dalam contoh ini kita masukkan root sebagai passwordnya, dan ulangi lagi.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

3. Selanjutnya terdapat layar untuk memilih aplikasi web server yang akan dikonfigurasi otomatis oleh phpmyadmin, dalam contoh ini pilih apache2 dengan menekan spasi pada keyboard, sehingga muncul (*) pada pilihan apache2, lalu Ok dan Enter dan tunggu proses hingga selesai.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

4. Pada perintah untuk konfigurasi database, pilih yes.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

5. Selanjutnya, masukkan password untuk akun administrator, agar lebih mudah untuk mengingatnya, ketikan root sebagai passwordnya.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

6. Sekali lagi, ketikkan juga root sebagai passwordnya untuk mempermudah untuk mengingatnya.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

7. Setelah instalasi selesai, kini saatnya kita melakukan pengujian web server. Silakan dibuka web browser pada komputer client, kemudian ketikkan nama domain yang kita buat tadi ( terserah.com ) pada address bar dan tekan Enter. Jika keluar tampilan seperti gambar di bawah ini, berarti instalasi berjalan dengan sukses.

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

Konfigurasi Web Directory


Langkah selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi web directory untuk website nya. Web directory adalah direktori di mana kita akan menempatkan isi file-file untuk website kita. Untuk path defaultnya adalah /var/www. Buat folder web pada path tersebut dengan perintah:
cd /var/www/
mkdir web


Untuk mengecek apakah direktori atau folder web sudah ada, ketikkan ls –a

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

Setelah itu kita buat sebuah halaman website sederhana untuk sub-domain tersebut dengan menggunakan bahasa HTML untuk membuatnya. Pertama kita masuk ke direktori yang telah dibuat tadi di /var/www. Ketikkan perintah cd /var/www/web

Ketikkan nano index.html untuk membuat dokumen HTML baru kemudian di isi dengan script sesuai dengan kreasi kamu. Untuk saat ini masukkan scipt berikut ini:

<html>
<head>
<title>Terserah.com</title>
</head>
<body>
<p><h3>Terima Kasih Telah Berkunjung</h3></p>
<p>Sekarang ini anda sedang membaca artikel di <a href="http://www.ikotekno.com">Ikotekno.com</a> tentang <b>Cara Setting DNS, Instalasi Web Server, Mail Server di Linux Debian 7</b></p>
<p>Bagaimana artikel ini menurut anda?<br/>
<input type="radio" name="nilai" value="l"/> Lumayan<br/>
<input type="radio" name="nilai" value="b"/> Bagus<br/>
<input type="radio" name="nilai" value="sb"/> Sangat Bagus<br/></p>
</body>
</html>

Setelah itu simpan, untuk melihat hasilnya silakan ketikkan terserah.com/web/ pada address bar web browser kamu.
Berikut tampilannya:

cara setting dns, instalasi web server dan mail server di debian 7

Sampai di sini kita sudah berhasil setting DNS dan Instalasi Web Server Pada Linux Debian 7. Berarti tinggal satu tahap lagi yang harus kita selesaikan, yaitu instalasi Mail Server. Untuk instalasi Mail Server bisa kamu baca di Cara Setting DNS, Instalasi Web Server, Mail Server di Linux Debian 7: Part 2.
http://www.ikotekno.com/2016/02/setting-dns-instalasi-web-server-mail.html

Langkah-langkah Konfigurasi DNS Server di Debian 7


DNS atau Domain Name System, adalah sebuah server yang berfungsi menangani translasi penamaan host-host kedalam IP Address, begitu juga sebaliknya dalam menangani translasi dari IP Address ke Hostname/Domain. Dalam dunia internet, komputer berkomunikasi satu sama lain dengan mengenali IP Address-nya, bukan domainnya. Akan tetapi, manusia jauh lebih sulit dalam mengingat angka-angka dibanding dengan huruf. Contohnya saja, lebih mudah mana mengetikkan alamat ip 118.98.36.20 di browser dibandingkan dengan mengetik domain www.google.com saja? Tentunya lebih mudah mengingat yang www.google.com bukan? Untuk itulah DNS Server dibuat,dimana alamat IP akan diubah menjadi domain, begitu pula sebaliknya. Aplikasi DNS yang paling sering digunakan di debian adalah bind9

Berikut langkahnya:

1. Install terlebih dahulu Bind9, dengan perintah #apt-get install bind9


2. Masuk ke direktori bind, dengan cara ketik #cd /etc/bind


3.  Edit file nano.named.local, dengan perintah #nano named.conf.local
4. Tambahkan perintah berikut:
     zone "krisma.net" {
     type master ;
     file "/etc/bind/db.krisma" ;
     };

     zone "24.168.192.in-addr.arpa" {
     type master ;
     file "/etc/bind/db.192" ;
     };


 5. Salin file agar lebih mudah, dengan cara #cp db.local db.krima dan #cp db.127 db.192


6. Edit file db.krisma, denagn cara #nano db.krisma
7. Lalu edit seperti gambar berikut.


8. Edit file db.192, denagn cara #nano db.192
9. Lalu edit seperti gambar beriokut.


 10. Restart bind9 agar kita bisa tahu apakah sudah benar atau belum, dengan cara #service bind9 restart


11. Jika sudah di restart kemudian lihat file /etc/resolv.conf, dengan cara #cat /etc/resolv.confpastikan Ip anda berada di deretan paling atas.


12.  Jika Ip anda belum berada di deretan paling atas atau bahkan tidak ada, edit file /etc/resolv.conf dengan cara #nano /etc/resolv.conf seperti gambar berikut.
  

13. Lihat lagi file /etc/resolv.conf


14.  coba periksa DNS apakah dns anda sudah jalan atau belum , pertama anda
test langsung di server dengan perintah #nslookup krisma.net dan #nslookup www.krisma.net 
15. Jika ada hasil yang bertuliskan “ **
server can't find smk.net.smk.net: SERVFAIL
 ” maka konfigurasi anda mungkin ada yang
masih salah ataupun kurang lengkap.


16. Ubah konfigurasi ip komputer anda, masukkan ip server anda di kolomDNS Server.


 17. Cek di browser anda,dengan cara ketikkan domain anda krisma.net jika It works! maka sudah berhasil.


Sekian informormasi dari saya, semoga bermanfaat :)
http://galihprakoso1933.blogspot.co.id/2015/04/langkah-langkah-konfigurasi-dns-server.html
By default, multiple concurrent remote desktop sessions are not allowed on any of Windows desktop systems, including Windows 10. Here is what you will get when you are trying to log in 2 or more accounts simultaneously on a Windows 10 computer.
Remote Desktop Connection - 2015-12-23 23_18_19
Another user is signed in. If you continue, they will be disconnected. Do you want to continue?
If you click Yes, the current session will be disconnected to make the room for your connection. It doesn’t log off but rather switches to the account you logged in.
Just like on Windows 7, and 8, there are ways to work around it. And here is one of them.
Warning: before you start, create a system restore point or back up termsrv.dll file in c:\windows\system32 folder, just in case something goes wrong along the way.
First of all, download the zipped file below and extract the termsrv.dll file to a convenient location such as Desktop.
Note that the revised version of termsrv.dll is compatible on Windows 10 build 11085.
Then, stop Remote Desktop Service by running the following command on an elevated Command Prompt.
net stop termservice
Now, open File Explorer, navigator to c:\windows\system32 folder and locate the termsrv.dll file. Since only TrustedInstaller account can get access to the file, you will need to change its ownership and give the full control permission to Administrators group before you can make changes to this DLL file.
Right-click termsrv.dll file, and choose Properties. Go to Security tab and click Advanced button.
termsrv.dll Properties
Then click Change link next to Owner: TrustedInstaller and select an account that has local administrator rights. Click OK and OK to close the Properties dialog box.
Advanced Security Settings for termsrv.dll
Right-click termsrv.dll file again, and choose Properties. Go to Security tab and give the local administrators group the full control rights.
Local admin group with full access
Local admin group with full access
Once it’s all set, copy the termsrv.dll you downloaded earlier into c:\windows\system32 folder to replace the default one that comes with the system.
Restart Remote Desktop Service by
net start termservice
And let’s give it a try to see if it works. As you can see from the screenshot below, I successfully log in 2 accounts to the same Windows 10 computer at the same time. Hooray.
Multiple Concurrent RDP sessions in Windows 10
If you are looking for doing the same thing on Windows 7 or Windows 8, check out the following posts.
  • Enabling multiple concurrent RDP sessions on Windows 8
  • Enabling multiple concurrent RDP sessions on Windows 7
  • By default, multiple concurrent remote desktop sessions are not allowed on any of Windows desktop systems, including Windows 10. Here is what you will get when you are trying to log in 2 or more accounts simultaneously on a Windows 10 computer.
    Remote Desktop Connection - 2015-12-23 23_18_19
    Another user is signed in. If you continue, they will be disconnected. Do you want to continue?
    If you click Yes, the current session will be disconnected to make the room for your connection. It doesn’t log off but rather switches to the account you logged in.
    Just like on Windows 7, and 8, there are ways to work around it. And here is one of them.
    Warning: before you start, create a system restore point or back up termsrv.dll file in c:\windows\system32 folder, just in case something goes wrong along the way.
    First of all, download the zipped file below and extract the termsrv.dll file to a convenient location such as Desktop.
    Note that the revised version of termsrv.dll is compatible on Windows 10 build 11085.
    Then, stop Remote Desktop Service by running the following command on an elevated Command Prompt.
    net stop termservice
    Now, open File Explorer, navigator to c:\windows\system32 folder and locate the termsrv.dll file. Since only TrustedInstaller account can get access to the file, you will need to change its ownership and give the full control permission to Administrators group before you can make changes to this DLL file.
    Right-click termsrv.dll file, and choose Properties. Go to Security tab and click Advanced button.
    termsrv.dll Properties
    Then click Change link next to Owner: TrustedInstaller and select an account that has local administrator rights. Click OK and OK to close the Properties dialog box.
    Advanced Security Settings for termsrv.dll
    Right-click termsrv.dll file again, and choose Properties. Go to Security tab and give the local administrators group the full control rights.
    Local admin group with full access
    Local admin group with full access
    Once it’s all set, copy the termsrv.dll you downloaded earlier into c:\windows\system32 folder to replace the default one that comes with the system.
    Restart Remote Desktop Service by
    net start termservice
    And let’s give it a try to see if it works. As you can see from the screenshot below, I successfully log in 2 accounts to the same Windows 10 computer at the same time. Hooray.
    Multiple Concurrent RDP sessions in Windows 10
    If you are looking for doing the same thing on Windows 7 or Windows 8, check out the following posts.
  • Enabling multiple concurrent RDP sessions on Windows 8
  • Enabling multiple concurrent RDP sessions on Windows 7

  • http://www.nextofwindows.com/how-to-allow-multiple-concurrent-remote-desktop-sessions-in-windows-10
  •  

Rabu, 15 Maret 2017

https://www.tokopedia.com/pusatpropolis/habbasyfa-habbasyifa-jinten-hitam-90-kapsul

Kamis, 09 Maret 2017

Install Zimbra Mail Server di Ubuntu 14.04

20JAN
Berhubung akhir-akhir ini lagi tertarik sama Zimbra Mail Server, maka dari itu saya akan membagikan sebuah postingan tutorial installasi dan konfigurasi Zimbra Mail Server. Zimbra Mail Server adalah software open source untuk email server dan kolaborasi (groupware), yang menyediakan solusi email server yang powerful, penjadwalan, kalender grup, kontak dan manajemen penyimpananan dokumen via web. Zimbra server tersedia untuk Linux, Mac OS X dan platform virtualisasi. Zimbra menggunakan klien Ajax Web 2.0 yang dapat di jalankan pada browser firefox, Safari dan Internet Explorer (6.0+) dan IE serta mudah diintegrasikan dengan portal web API, aplikasi bisnis dan VoIP menggunakan web services.
Zimbra Mail Server
Zimbra Mail Server
Kelebihan yang dimiliki oleh Zimbra :
  • Beroperasi menggunakan Operating System Linux (Jadi selain aplikasi ini open source juga dapat dijalankan pada OS yangOpen Source juga)
  • AntiVirus dan AntiSpam Handal dan include secara satu kesatuan dalam mail server
  • Kapasitas User account dan Mailbox tidak terbatas
  • Pengaturan dan pemeliharaan sangat mudah dengan Web Administration console
  • Memiliki kemampuan Multi Domain
  • Memiliki pembatasan Quota MailBox per User
  • Dapat di gabungkan dengan Fitur Spooling Mail
Email Protocol yang ada pada Mail Server Zimbra :
  • SMTP (Simple Mail Transport Protocol)
  • SSMTP (Secure Simple Mail Transport Protocol)
  • POP3 (Post Office Protocol )
  • POP3S (Secure Post Office Protocol )
  • IMAP (Internet Mail Application Protocol)
  • IMAPS (Secure Internet Mail Application Protocol)
https://gerakanopensource.wordpress.com/2016/01/20/install-zimbra-mail-server-di-ubuntu-14-04/